Teks Prosedur Kompleks

 

Pengertian Teks Prosedur Kompleks, Ciri-Ciri, Fungsi, Struktur, Kaidah Kebahasaan, Cara Menyusun, dan Contohnya

·          

·          

·          

Teks prosedur adalah jenis teks yang berisi serangkaian langkah atau aturan tertentu yang ditetapkan dan diikuti secara sistematis untuk mencapai tujuan tertentu atau menyelesaikan suatu tugas.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, prosedur berarti tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas. Jadi, teks prosedur merupakan jenis teks yang berisi tahapan untuk menyelesaikan sesuatu.

Adanya teks prosedur tersebut bisa mempermudah pembaca dalam melakukan sesuatu secara tepat dan akurat. Jadi, teks prosedur biasa dipakai ketika seseorang membutuhkan petunjuk untuk melakukan sesuatu.

 ini punya jenis-jenis berdasarkan susunan dan fungsinya. Satu di antara jenisnya ialah teks prosedur kompleks.

Prosedur kompleks merupakan teks yang menjelaskan langkah-langkah secara lengkap, jelas, dan terperinci tentang cara melakukan sesuatu, yang dalam hal ini tentang cara atau trik belajar efektif.

Itulah sedikit penjelasan tentang teks prosedur komplek. Untuk lebih jelasnya, ketahui fungsi, struktur, kaidah kebahasaan, dan cara menulisnya.

Berikut ini fungsi  kompleks, struktur, kaidah kebahasaan, dan cara menulisnya yang perlu diketahui, dilansir dari sman1kutasari.sch.id,

 


Fungsi Teks Prosedur Kompleks

Ilustrasi menulis teks prosedur. (Image by Freepik)

Berdasarkan fungsinya, prosedur kompleks tergolong teks paparan. Teks tersebut bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang tata cara melakukan sesuatu dengan sejelas-jelasnya.

Keberadaan teks semacam itu diperlukan seseorang yang akan menggunakan suatu benda atau melakukan kegiatan yang belum jelas cara penggunaannya.

Bayangkanlah apabila kita membeli sebuah alat elektronik dan kita belum tahu cara mengoperasikannya. Kita akan mengalami kebingungan, bahkan mungkin muncul rasa khawatir. Kebingungan dan kekhawatiran itu akan lenyap ketika ada teks yang menjelaskan petunjuk penggunaannya.

Dengan demikian, teks tersebut penting keberadaannya. Dengan teks tersebut kita dapat menggunakan suatu alat dengan benar, tanpa membahayakan dan merusak alat itu sendiri.

Prosedur kompleks tidak hanya berkenaan dengan penggunaan alat. Suatu prosedur kompleks dapat pula berisi cara-cara melakukan aktivitas tertentu dan kebiasaan hidup.

Ciri-Ciri Teks Prosedur Kompleks

Ilustrasi menulis teks prosedur. (Image by upklyak on Freepik

Berikut ini ciri-ciri teks prosedur kompleks yang perlu dicermati:

  1. Ditulis dalam bentuk langkah-langkah
  2. Tersusun secara sistematis
  3. Bersifat informatif
  4. Menjelaskan dengan terperinci
  5. Bersifat objektif
  6. Bersifat aktual dan akurat
  7. Bersifat universal
  8. Logis

Struktur Teks Prosedur Kompleks

Ilustrasi menulis teks prosedur.

Seperti teks pada umumnya, teks tersebut terbagi ke dalam perumusan tujuan (pendahuluan), langkah-langkah pembahasan, dan penutup.

a. Tujuan berisi pengantar berkaitan dengan petunjuk yang akan dikemukakan pada bagian pembahasan.

b. Langkah-langkah pembahasan diisi dengan petunjuk pengerjaan sesuatu yang disusun secara sistematis. Pada umumnya, penyusunannya mengikuti urutan waktu dan bersifat kronologis.

Ada tiga kategori pembahasan pada isi suatu teks prosedur kompleks.

  1. Teks yang berisi cara-cara menggunakan alat, benda, ataupun perangkat lain yang sejenis. Misalnya, cara menggunakan komputer atau cara mengendarai mobil secara manual.
  2. Teks yang berisi cara-cara melakukan suatu aktivitas. Misalnya, cara-cara melamar pekerjaan, cara membaca buku secara efektif, atau cara-cara berolahraga untuk penderita sakit jantung.
  3. Teks yang berisi kebiasaan-kebiasaan atau sifat-sifat tertentu. Misalnya, cara-cara menikmati hidup atau cara-cara melepaskan kebosanan.

c. Penutup diisi dengan kalimat-kalimat yang seperlunya, tidak berupa kesimpulan. Penutup itu seperlunya saja, yakni terdiri atas dua kalimat. Hal tersebut hanya berfungsi sebagai penanda bahwa teks itu sudah selesai.

Sumber lain menjelaskan bahwa petunjuk dibentuk oleh beberapa bagian-bagian, yakni tujuan, bahan dan alat, dan langkah-langkah.

Sistematika tersebut dikenal sebagai resep. Petunjuk-petunjuk yang lebih kompleks, seperti petunjuk penggunaan alat-alat elektronik atau petunjuk tentang suatu perilaku, tidak memerlukan penjelasan alat dan bahan.

 

Komentar