Presentasi
Presentasi
Adalah: Pengertian, Tujuan dan Struktur
Pada
dasarnya, adalah kemampuan yang hampir dimiliki oleh banyak orang
dimana presentasi menjadi salah satu bagian komunikasi publik. Maksudnya,
presentasi adalah suatu aktivitas berbicara di hadapan orang banyak.
Meskipun
demikian, sebenarnya presentasi memerlukan suatu kemampuan khusus dimana
esensinya bukan hanya membacakan slide per slide materi untuk audiens.
Jika hanya sekedar membaca saja, audiens menjadi kurang memperhatikan apa yang
disampaikan.
Nah,
kurangnya perhatian audiens ini membuat penyampaian materi menjadi kurang
efektif. Padahal tujuan dari presentasi adalah untuk menyampaikan pesan atau
materi pada audiens. Jika audiens saja tidak memperhatikan, bagaimana tujuan
tersebut bisa dicapai?
Terlebih
lagi, presentasi adalah kemampuan yang banyak sekali dibutuhkan dalam dunia
kerja. Jika Anda ingin memiliki jenjang karier yang cepat berkembang, kemampuan
presentasi harus terus diasah.
Pengertian Presentasi
Presentasi
adalah kegiatan yang bertujuan untuk menyampaikan gagasan, ide, program,
layanan, produk dan lain-lain kepada audiens tertentu. Di dalam KBBI (Kamus
Besar Bahasa Indonesia), presentasi merupakan proses untuk memperkenalkan,
menyajikan, dan mengemukakan suatu hal dalam bentuk diskusi ataupun forum.
Sehingga
bisa dikatakan bahwa presentasi adalah salah satu bentuk kegiatan komunikasi
publik atau berbicara di hadapan publik. Tujuannya adalah untuk menyampaikan
berbagai informasi pada publik.
Presentasi
adalah suatu kegiatan, sehingga orang yang menyampaikan materi tersebut disebut
sebagai presentator. Sementara orang yang menyimak disebut dengan audiens.
Tujuan Presentasi
Nah,
agar Anda lebih memahami apa itu tujuan presentasi, yuk simak berikut ini
penjelasan lengkapnya.
1. Menyampaikan Materi
Secara
umum, presentasi digunakan untuk menyampaikan materi ataupun informasi.
Presentasi ini sering dilakukan apabila terdapat materi yang perlu disampaikan.
Misalnya materi tentang produk tertentu yang sedang dirancang.
2. Merumuskan Ide
Selanjutnya
adalah untuk menyampaikan ide atau gagasan, dimana biasanya presentasi biasa
dilakukan saat sekelompok orang melakukan brainstorming.
Misalnya
apabila dalam suatu divisi sedang memiliki project untuk pembangunan
konstruksi perumahan. Kemudian divisi tersebut dituntut untuk
mempresentasikannya.
3. Meyakinkan Audiens
Meskipun
tidak semua, tetapi ada presentasi yang tujuannya untuk mempersuasi atau
meyakinkan agar audiens bersedia melakukan apa yang presentator katakanlah.
Misalnya ketika presentator meyakinkan audiens untuk menerima ide, menyetujui
proposal, dan lain-lain.
4. Menghibur
Sebenarnya
presentasi sendiri tidak selalu dikaitkan dengan hal-hal yang sifatnya formal.
Terdapat pula presentasi yang bertujuan untuk menghibur audiens. Presentasi
semacam ini bisa dijumpai dalam acara komedi dimana presentator menyampaikan
cerita tertentu yang dibalut komedi agar audiens tertawa.
5. Menginspirasi dan
Memotivasi
Berikutnya
tujuan presentasi juga bisa untuk menginspirasi dan memotivasi audiens. Dalam
presentasi semacam ini, biasanya presentator akan menyampaikan suatu hal dengan
semangat. Tujuannya adalah agar audiens bisa terinspirasi untuk melakukan
sesuatu yang sudah disampaikan.
6. Promosi
Selanjutnya
presentasi juga bisa ditujukan untuk melakukan promosi. Biasanya di sini
marketing yang akan mempromosikan produk atau layanan pada audiens target
pasar. Misalnya demo memasak di acara arisan untuk melakukan promosi alat-alat
untuk memasak.
Struktur Presentasi yang
Benar
Nah,
jika sebelumnya sudah dijelaskan tentang presentasi adalah kegiatan untuk
menyampaikan materi atau gagasan. Selanjutnya, bagaimana sih sebenarnya
struktur presentasi yang benar? Yuk simak penjelasannya berikut ini.
1. Pembukaan
Pembukaan
presentasi adalah bagian terpenting yang jangan sampai Anda abaikan. Di dalam
bagian ini, Anda diharuskan bisa mencuri perhatian dari audiens agar tertarik
mendengarkan materi sampai selesai. Presentasi ini biasanya memakan waktu 10
hingga 15 persen dari keseluruhan waktu presentasi.
Pembukaan
ini mencakup tiga hal, diantaranya attention getter, topik, dan agenda. Attention
getter merujuk
pada kalimat menarik untuk membuka presentasi agar bisa menarik perhatian dari
audiens.
Kemudian
topik, dimana Anda harus menyebutkan topik materi yang akan Anda bahas.
Selanjutnya agenda, dimana Anda menjelaskan gambaran umum mengenai isi dari
materi presentasi.
2. Isi
Isi
presentasi adalah poin penting yang harus Anda sampaikan, dimana di bagian ini
dijelaskan pokok materi yang Anda bawakan. Selan itu, ada pula poin pendukung
yang harus dipaparkan agar para audiens dapat memahami soal poin utama yang
tersampaikan.
3. Kesimpulan
Sama
dengan bagian pembukaan, bagian kesimpulan ini membutuhkan waktu ideal sekitar
10 sampai 15 persen dari keseluruhan waktu presentasi.
Kesimpulan
terdiri atas dua bagian, yaitu rangkuman pon yang sudah tersampaikan kemudian
penutup. Pastikan Anda membuat kalimat-kalimat penutup yang bisa memberikan
kesan untuk audiens.
Aplikasi Presentasi
Terbaik
Presentasi
yang baik juga harus ditunjang oleh backround presentasi yang menarik. Hal ini
agar audiens tidak bosan ketika mendengarkan materi yang disampaikan. Nah,
berikut ini daftar aplikasi presentasi yang bisa Anda gunakan.
1. Microsoft Power Point
Aplikasi
ini menjadi salah satu yang populer digunakan dalam presentasi. Bahkan
penggunaannya sudah seperti default aplikasi untuk menunjang
presentasi. Hal ini karena sistem operasi yang digunakan oleh mayoritas
orang-orang adalah Windows, dimana Power Point merupakan aplikasi bawaan dari
Microsoft Office.
2. Google Slides
Jika
Power Point bisa digunakan secara offline, berbeda dengan Google Slides yang
penggunaannya harus online. Aplikasi ini menyajikan interface yang sederhana dan
simple, sehingga sangat mudah untuk dipahami. Background presentasi yang
tersedia pun cukup menarik untuk memaparkan berbagai jenis presentasi.
Anda
bisa mengakses Google Slides melalui berbagai macam perangkat yang terhubung ke
jaringan internet. Tenang saja, untuk penyimpanannya pun sudah otomatis
langsung ke cloud storage. Sayangnya, untuk
bisa menikmati layanan dari Google Sheets, Anda harus membayar sekitar USD 6
per bulannya.
3. Prezi
Aplikasi
Prezi ini menyediakan konsep Pathway Points yang memiliki efek animasi lebih
menarik. Prezi bisa digunakan baik melalui ponsel ataupun desktop.
Meskipun
penggunaan aplikasi ini bisa secara offline, tetapi sangat memudahkan Anda
untuk membuat dan membagikan hasil presentasi yang sudah dibuat.
4. Visme
Visme
merupakan salah satu aplikasi presentasi terbaik yang berbasis cloud. Aplikasi ini tidak hanya
menawarkan fitur menarik, tetapi juga bisa membuat demo produk, visualisasi
data, infografis, laporan, hingga membuat resume.
Selain
itu, untuk desain presentasi pun sudah tersedia melalui berbagai jenis template
menarik. Berbeda dengan aplikasi lainnya, Visme memungkinkan Anda untuk
mengunduh berbagai materi ke dalam bentuk image, PDF, hingga HTML5.
5. Libre Impress
Presentation
Aplikasi
ini merupakan bawaan dari sistem operasi Linux yang mendukung presentasi Anda.
Aplikasi ini biasa dijadikan sebagai andalan di dunia perkantoran agar tetap
produktif tanpa jaringan internet.
Selain
untuk menunjang presentasi Anda, aplikasi ini juga memiliki program lain yang
erat kaitannya dengan dunia perkantoran.
6. SlideDog
SlideDog
merupakan aplikasi berbasis online yang bisa menggabungkan berbagai jenis slide. Mulai dari Prezi, PDF,
halaman web, Power Point hingga video klip. Bahkan aplikasi ini memungkinkan
Anda tidak harus membuka layar desktop ataupun mengganti slide manual.
Itulah
penjelasan mengenai pengertian presentasi adalah kegiatan menyampaikan materi
atau gagasan di depan audiens. Lengkap dengan tujuan, struktur presentasi yang
tepat, dan daftar aplikasi terbaiknya.
Komentar
Posting Komentar